Ekspor Produk Unggas Menunjukkan Tren Positif


  1. GPPU  
  2. News  
  3. Berita GPPU


Rabu,02 Desember 2020, 15:46 WIB

Berdasarkan data Kementan, produk-produk peternakan nasional saat ini banyak yang sudah mampu menembus pasar global. Beberapa diantarnya adalah Day Old Chick (DOC), Hatching Egg (HE), sarang burung walet, pakan ternak, obat hewan, daging wagyu, produk susu olahan, ternak babi, kambing, domba hidup, dan larva kering (Black Soldier Fly)

Adapun pasar yang menjadi tujuan ekspor bagi produk-produk tersebut tercatat ada 97 negara. Diantaranya adalah pasar Jepang, Myanmar, PNG, Timor-Leste, Malaysia, Inggris, Australia, Benin, Tiongkok, Hongkong, Taiwan, Singapura, Korea, Vietnam, dan Prancis.

Mengutip data dari Badan Pusat Ststistik (BPS) yang diolah Pusdatin Kementan, ekspor produk-produk peterakan terus menunjukkan tren bagus. Tercatat pada periode Januari—Juli 2020 volume ekspor produk perternakan menembus angka 174.946 ton, dengan nilai USD 466.551.720 atau sekitar Rp6,88 triliun.

Dari produk-produk peterakan yang diekspor, kelompok pangan segar dan olahan menjadi yang terbesar angkanya. Pada periode Januari—Juli 2020, kelompok ini berhasil diekspor sebanyak 84.789 ton, dengan nilai USD 334.344.516 atau setara Rp4,9 triliun.

Jika dibandingkan 2019, ekspor mengalami peningkatan volume sebesar 22,3%  dan peningkatan nilai sebesar 24,4%. Pada periode yang sama (Januari—Juli) 2019 (YoY), volume ekspornya hanya sebesar 143.035 ton dengan nilai sekitar USD 374.864.463.

Khusus kategori unggas, berdasarkan sumber data yang sama, tercatat ekspor yang dilakukan pada periode Januari—Juli 2020 mencapai  341,6 ton dengan nilai Rp17,5 miliar. Sekitar 87%  atau sebanyak 297,9 ton, produk unggas diekspor dalam bentuk produk daging dan olahannya, dengan nilai Rp7,9 miliar. Bentuk produk unggas lainnya yang diekspor yaitu DOC, Hatching Egg, dan telur olahan. 

Negara tujuan ekspor produk-produk unggas nasional antara lain Jepang, Myanmar, Papua New Gini, dan Timor-Leste. Sementara negara-negara yang berpotensi pasarnya dimasuki produk unggas Indonesia diantaranya Saudi Arabia, Singapura, Brunei dan Tiongkok. Ketiga negara tersebut dalam tahap akhir proses pemenuhan persyaratan antara negara. 


Berita Lain

Indonesia Ekspor Olahan Ayam ke Bangladesh

Minggu,29 Agustus 2021

Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU), melalui anak usaha anggotanya kembali berhasil melakukan…


Ekspor Peternakan Menjadi Yang Terbesar Ke-2 Dalam Merdeka Ekspor

Kamis,19 Agustus 2021

Presiden RI Joko Widodo, secara virtual dari Istana Bogor melakukan pelepasan ekspor produk pertanian…


Anggota GPPU Kembali Ekspor Telur Tetas

Kamis,19 Agustus 2021

Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) melalui anggotanya, PT Januputra Sejahtera, kembali berhasil…


Merdeka!

Selasa,10 Agustus 2021

Mari sambut hari kemerdekaan dengan tetap menjaga kesehatan melalui konsumsi makanan berprotein tinggi…


JAPFA Bagikan Ayam dan Telur Gratis Selama PPKM

Senin,09 Agustus 2021

Pandemi yang masih berlangsung memaksa pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat…


Agenda Perunggasan
ILDEX INDONESIA Expo & Forum

Keep in touch with us


Jl. Gn. Sahari No.11, RT.11/RW.6, Kota Tua, Ancol, Pademangan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14430

admin@gppu-id.org

(021) 62317902

Your message has been sent. Thank you!
 

© 2019 GPPU. All Rights Reserved