Indonesia Kembali Ekspor Telur Tetas HE


  1. GPPU  
  2. News  
  3. Event


Kamis,17 Februari 2022, 09:56 WIB

Indonesia kembali berhasil mengekspor hatching egg, atau telur tetas. Setelah CJ-PIA dan PT Janu Putra Sejatera, kini giliran PT Intama Taat Anugerah yang melakukannya. Intama mengirim telur tetas final stock (HE FS) layer (ayam petelur) Strain ISA Brown sebanyak 30.000 butir ke Myanmar (11/02/2022).

PT Intama Taat Anugerah merupakan salah satu unit usaha dari Taat Indah Bersinar Group. Kegiatan usaha dari perusahaan ini meliputi pembibitan ayam kampung jenis KUB-2, pembibitan ayam petelur (layer), dan penetasan telur (hatchery).

Tjandra Srimulianingsih, Direktur Utama PT Intama Taat Anugerah, menyampaikan, terima kasihnya atas bantuan berbagai pihak sehingga ekspor dapat terlaksana. Apalagi status pandemi masih berlangsung hingga kini di berbagai belahan dunia, yang membuat berbagai kegiatan terkendala.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa selain Myanmar, sejatinya banyak negara lain, terutama di kawasan Asia, yang cukup potensial digarap pasar ekspornya bagi produk peternakan.

“Tidak hanya Myanmar, negara di Asia lain juga potensial, namun perlu kerjasama berbagai pihak untuk dapat merealisasikannya. Dukungan dari Pemerintah, sudah kami rasakan betul dalam meningkatkan nilai ekspor produk peternakan,” ujarnya

Sementara itu, Nasrullah, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan, memberikan apresiasi terhadap pelaku usaha peternakan yang terus melakukan peningkatan ekspor meski pandemi masih berlangsung.

“Upaya yang dilakukan oleh para pelaku usaha tentunya sejalan dengan program Kementerian Pertanian mendorong peningkatan ekspor, di tengah pandemi saat ini ekspor peternakan Indonesia tumbuh positif dan menembus pasar internasional ke-97 negara,” ujar Nasrullah.

Menurut Nasrullah, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekspor peternakan 2021 tercatat senilai USD 1 miliar atau Rp15,1 triliun. Angka tersebut dibandingkan periode sama pada 2020 (YoY) meningkat 11,94%, dan pertumbuhan ini melebihi angka pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 3,69%,

“Dengan adanya Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks), kami targetkan pertumbuhan nilai ekspor peternakan pada 2024 naik 300% menjadi USD1,9 miliar atau setara Rp27 triliun ke 100 Negara tujuan,” ungkap Nasrullah (16/02/2022).

Foto : Istimewa.

 


Berita Lain

Kongres XIII GPPU 2022 dan Seminar Nasional

Jumat,01 Juli 2022

"Selamat dan Sukses, Kongres XIII GPPU dan Seminar Nasional", Atria Hotel Gading Serpong, Senin - Rabu,…


Selamat Idul Fitri 1443 H

Minggu,01 Mei 2022

Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H" Mohon…


Kondisi Existing Perunggasan Nasional

Senin,18 April 2022

Berikut ini merupakan kondisi existing perunggasan nasional 2022. Sumber : Ditjen PKH Kementan dioleh…


Selamat Berpuasa

Senin,04 April 2022

Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) mengucapkan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1443…


Selamat Serta Sukses

Jumat,25 Maret 2022

Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak. Prof. Dr.…



Keep in touch with us


Jl. Gn. Sahari No.11, RT.11/RW.6, Kota Tua, Ancol, Pademangan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14430

admin@gppu-id.org

(021) 62317902

Your message has been sent. Thank you!
 

© 2019 GPPU. All Rights Reserved