Industri Transfer Teknologi Ke Perguruan Tinggi


  1. GPPU  
  2. News  
  3. Berita GPPU


Senin,04 Oktober 2021, 10:49 WIB

Kerjasama antara perguruan tinggi dengan industri sangat penting dilakukan demi pengembangan peternakan nasional. Integrasi yang kuat diantara keduanya akan menyokong terjadinya tranfer inovasi dan teknologi.

Dengan latar belakang tersebut, anggota Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI), menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam transfer of knowledge pada kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). CPI membantu IPB dengan sarana berupa kandang broiler closed house berkapasitas 20.000 ekor, senilai Rp1,7 miliar (29/9/2021).

Pembangunan kandang broiler closed house tersebut sudah dilakukan sejak Juni 2021. Lokasinya berada di Laboratorium Lapang Fakultas Peternakan, Kampus IPB Darmaga, Bogor.

Idah Galih Permana, Dekan Fakultas Peternakan IPB, menyatakan apresiasinya atas hibah yang diberikan CPI. Menurutnya, Hibah CPI menunjukkan terbagunnya integrasi antara industri dengan perguruan tinggi.

Cosed house ini sebagai model yang nantinya menjadi tempat pembelajaran bagi para mahasiswa untuk memiliki pengalaman pengelolaan budi daya ayam modern untuk diterapkan di dunia industri perunggasan dikemudian hari,” ungkap Idah.

Idah menjabarkan, kandang hibah dari CPI tersebut sudah dilengkapi dengan teknologi terkini dalam manajemen usaha broiler. Diantaranya yaitu teknologi feeding system, watering system, dan cooling system.

“Saya berharap closed house ini selain digunakan untuk bisnis namun juga riset yang menerapkan IoT (Internet of Things),” imbuh Idah.

Di tempat sama, Arif Satria Rektor IPB, juga menyambut baik langkah yang dilakukan CPI. Menurutnya, sinergi antara industri dan perguruan tinggi merupakan wujud proses pembelajaran dari kedua belah pihak.

Arif menjelaskan, industri dituntut untuk terus belajar dalam menghasilkan produk berdaya saing. Sementara perguruan tinggi butuh peningkatan teknologi dan riset untuk mendukung kebutuhan industri. Perguruan tinggi juga butuh sentuhan industri dalam penerapan pembelajaran agar suasana industri di teaching farm dapat dirasakan oleh mahasiswa.

“Mahasiswa bisa merasakan dan mengikuti perkembangan terkait industri perunggasan. Nantinya, setelah lulus kemudian menjadi bagian industri sudah kompatibel yang sesuai dengan kompetensi dan skill-nya,” jelas Arif.

Sementara itu, Hadi Gunawan Tjoe, Presiden Komisaris CPI, mengungkapkan bahwa hibah kandang closed house adalah yang kedua bagi IPB. Hadi berharap hibah yang diberikan memberi manfaat bagi mahasiswa juga bagi CPI, serta industri peternakan secara umum.

 “Closed house ini bertujuan agar manajemen budi daya dapat dilakukan secara efisen, produktif dan lebih aman dari ancaman penyakit hewan. Serta memberikan kualitas produk unggas yang lebih baik sekaligus upaya mewujudkan kemajuan industri perunggasan nasional,” pungkasnya.


Berita Lain

Hari Ayam & Telur Nasional

Jumat,15 Oktober 2021

Selamat Hari Ayam dan Telur Nasional 2021


Hari Telur Sedunia

Jumat,08 Oktober 2021

Ayo Makan Ayam


Kompartementalisasi Bebas AI Indonesia Diakui Dunia

Rabu,22 September 2021

Kompartementalisasi bebas flu burung (AI) Indonesia saat ini telah diakui oleh Organisasi Kesehatan…


Indonesia Ekspor Olahan Ayam ke Bangladesh

Minggu,29 Agustus 2021

Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU), melalui anak usaha anggotanya kembali berhasil melakukan…


Ekspor Peternakan Menjadi Yang Terbesar Ke-2 Dalam Merdeka Ekspor

Kamis,19 Agustus 2021

Presiden RI Joko Widodo, secara virtual dari Istana Bogor melakukan pelepasan ekspor produk pertanian…



Keep in touch with us


Jl. Gn. Sahari No.11, RT.11/RW.6, Kota Tua, Ancol, Pademangan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14430

admin@gppu-id.org

(021) 62317902

Your message has been sent. Thank you!
 

© 2019 GPPU. All Rights Reserved